Menjelang pelaksanaan agenda pesta demokrasi yang kian dekat, upaya membangun sinergitas dan soliditas antarinstansi di wilayah Kota Banjar terus ditingkatkan secara intensif. Sebagai bentuk komitmen dalam mengawal kesuksesan dan kelancaran tahapan pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar menerima kunjungan kerja sekaligus audiensi strategis pada hari Rabu, 7 Oktober 2026. Kedatangan tamu istimewa kali ini berasal dari dua lembaga penyelenggara dan pengawas pemilu tingkat daerah, yakni rombongan jajaran pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar beserta jajaran pimpinan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjar. Kunjungan yang bernuansa silaturahmi kelembagaan tersebut dilangsungkan secara formal dan penuh keakraban di lingkungan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Banjar. Kedatangan rombongan penyelenggara demokrasi tersebut disambut secara langsung dan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Bapak Dr. Erianto N., S.H., M.H.
Dalam pertemuan penting ini, Kajari tidak sendiri, melainkan turut didampingi secara lengkap oleh jajaran strukturalnya, yakni para Kepala Seksi (Kasi) dari berbagai bidang di lingkungan Kejaksaan Negeri Kota Banjar. Kehadiran para Kasi, seperti Kasi Intelijen dan Kasi Tindak Pidana Umum, sangat krusial mengingat ranah tugas teknis mereka akan bersinggungan langsung dengan pengamanan dan penanganan potensi tindak pidana atau pelanggaran pemilu. Dalam pertemuan koordinasi yang berlangsung di ruang rapat pimpinan tersebut, KPU dan Bawaslu Kota Banjar memaparkan berbagai progres kesiapan penyelenggaraan tahapan pemilu terkini, termasuk pemetaan indeks kerawanan dan dinamika politik di tingkat akar rumput. Salah satu agenda krusial yang dibahas secara mendalam adalah penguatan fungsi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), yang di dalamnya terdapat unsur Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan.
Kajari Kota Banjar menegaskan kembali komitmen institusinya untuk bersikap netral, profesional, dan siap memberikan dukungan penuh secara yuridis. Kejaksaan akan terus memberikan pendampingan, baik melalui fungsi intelijen dalam mendeteksi ancaman dan gangguan keamanan, fungsi tindak pidana umum dalam penanganan perkara tindak pidana pemilu, maupun fungsi perdata dan tata usaha negara apabila kelak KPU menghadapi gugatan sengketa hukum. Dialog interaktif antarlembaga ini berjalan dengan sangat produktif dan konstruktif. Masing-masing pihak sepakat bahwa kunci utama keberhasilan penyelenggaraan pemilihan umum yang jujur, adil, aman, dan damai terletak pada komunikasi lintas sektoral yang tidak terputus. Melalui pertemuan strategis pada awal bulan Oktober ini, ketiga lembaga negara tersebut berharap dapat menutup rapat seluruh celah pelanggaran hukum, meminimalisasi konflik sosial, dan memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat Kota Banjar dalam menyalurkan hak pilihnya. Rangkaian kegiatan silaturahmi, audiensi, dan koordinasi ini berlangsung dengan sangat tertib dan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas.