Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Jumat, 06 November 2026

KAJARI BANJAR PERKUAT SINERGI DAN SILATURAHMI DENGAN PENGURUS SERTA SANTRI PONPES FATHURROHMAN
Oleh Admin | Rabu, 07 Oktober 2026
Bagikan :

Upaya mempererat hubungan emosional dan membangun sinergi antara aparat penegak hukum dengan tokoh agama serta elemen pendidikan Islam terus diwujudkan secara nyata oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjar. Pada hari Rabu, tanggal 7 Oktober 2026, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar, Bapak Dr. Erianto N., S.H., M.H., meluangkan waktu secara khusus di tengah padatnya agenda kedinasan untuk melaksanakan kegiatan silaturahmi keagamaan. Kunjungan kerja yang bernuansa kekeluargaan dan sangat humanis ini difokuskan di lingkungan Pondok Pesantren Fathurrohman, sebuah institusi pendidikan keagamaan yang memiliki peran vital di Kota Banjar. Setibanya di lokasi, rombongan pimpinan penegak hukum tersebut langsung disambut dengan hangat dan penuh rasa hormat oleh jajaran pengurus yayasan, para asatiz, serta ratusan santri yang telah bersiap menyambut kedatangan tamu istimewa dari jajaran kejaksaan.

Pusat pelaksanaan kegiatan silaturahmi yang penuh berkah ini dilangsungkan di dalam area sentral pembinaan spiritual para santri, yakni di Masjid Pondok Pesantren Fathurrohman. Pemilihan masjid sebagai lokasi utama pertemuan tidak hanya memberikan kesan sakral dan khidmat, tetapi juga menghapuskan sekat birokrasi yang kaku antara figur pejabat negara dengan masyarakat dari kalangan akar rumput. Di dalam tempat ibadah tersebut, Kajari Kota Banjar berbaur langsung dengan duduk bersila bersama para pengurus pondok pesantren dan para santri. Suasana keakraban sangat terasa mengemuka tatkala Kajari menyapa para santri dengan pendekatan komunikasi yang sangat ramah, kebapakan, dan jauh dari kesan formalitas kaku, sehingga membuat para santri merasa nyaman, tidak tegang, serta antusias untuk berinteraksi lebih dekat.

Dalam momentum pertemuan yang sarat makna tersebut, Kajari Banjar mengambil kesempatan berharga untuk memberikan wejangan, edukasi, sekaligus suntikan motivasi moril kepada para peserta didik. Beliau menyampaikan pesan mendalam bahwa para santri adalah aset berharga dan tonggak masa depan penentu arah kemajuan peradaban bangsa Indonesia. Oleh karena itu, selain dituntut untuk memiliki pemahaman ilmu agama yang mendalam secara kaffah, para generasi muda pesantren juga didorong untuk melek hukum dan menaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pesan edukatif ini merupakan wujud nyata dari langkah preventif intelijen kejaksaan dalam menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum sejak dini kepada kalangan pelajar, agar kelak mereka memiliki benteng diri yang kokoh dan terhindar dari perbuatan tercela maupun jerat tindak pidana.

Selaku mantan santri di Madrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang Bukittinggi tahun 1991-1998 silam, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjar sengaja bernostalgia dengan cara memberikan quiz dan hadiah langsung terkait ilmu nahu dan syaraf (tata bahasa arab) yang wajib hafal luar kepala sebagai kunci bisa baca kitab kuning tak berbaris termasuk bisa menyusun kalimat arab. Bahkan dengan niat beri semangat pada santri, kajari menceritakan pengalaman selama 3 tahun di Arab Saudi sebagai perwakilan Kejaksaan di KBRI Riyadh, pentingnya mampu berbahasa arab aktif, semua tidak ada yang mustahil bila kita tekun belajar dan menjaga semua ibadah sesuai yang dipelajari.

Lebih jauh lagi, kunjungan ini sekaligus menjadi sarana konsolidasi kelembagaan guna menjalin sinergitas yang makin solid antara Kejaksaan Negeri Kota Banjar dengan para tokoh agama di lingkungan pondok pesantren. Kajari berharap, melalui terjalinnya komunikasi dua arah yang harmonis ini, pihak pesantren dapat terus berkontribusi aktif membantu pemerintah daerah dalam memelihara kondusivitas, keamanan, serta ketertiban masyarakat di wilayah Kota Banjar. Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi dan penyuluhan singkat di Masjid Pondok Pesantren Fathurrohman ini berjalan dengan sangat tertib, lancar, dan penuh kehangatan, yang kemudian diakhiri dengan pembacaan doa bersama.

Infografis Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling